Kanu akan lebih mengenal pacar kamu ketika kamu sering pergi ke suatu tempat bersama pacar kamu,terlebih anda bisa mengontrol obrolan dengan pacar kamu itu .Perlu kamu ketahui bahwa ada beberapa obrolan yang tentunya tidak di sukai oleh pasangan kamu,dan itu harus di hindari dalam menjalin sebuah hubungan...!!
Dan obrolan yang tidak di sukai pacar saat pacaran adalah sebagai berikut :
1.MANTAN KEKASIH
Seperti yang dikutip dari All Women Stalk, membahas mantan saat kencan dapat mengeruhkan suasana. Apalagi kalau kamu membicarakan kejelekan mantan. Hal itu bisa menimbulkan pikiran negatif di benak mereka. Pria cenderung tidak ingin tahu lebih dalam bagaimana masa lalu kamu dengan pria sebelumnya. Jika dia bertanya tentang mantan, jawab sekadarnya saja. Lebih baik cari pembahasan lain yang bisa mendekatkan diri kamu dengan si dia.
2.AGAMA
Hindari pembicaraan serius yang membawa unsur keagamaan ketika sedang berdua. Mungkin kamu orang yang taat beriman, lalu pria mendiskusikan suatu hal yang dilarang oleh agama. Obrolan malah berkembang dan membuat kamu seperti penceramah. Pria akan merasa badmood jika kamu lakukan itu. Boleh saja sedikit memberitahu si dia, tapi kontrol diri sendiri agar tidak memperlebar topik tersebut.
3.UANG
Uang menjadi suatu hal yang paling sensitif dibicarakan. Jangan berdiskusi tentang uang saat suasana sedang romantis. Harta bukanlah sesuatu yang bisa mengambil hati pria. Pria baik tidak menilai seberapa harta kamu, tapi bagaimana kepribadian yang Anda miliki. Jangan salahkan dia kalau tiba-tiba meninggalkan wanitanya karena kamu terlalu banyak memamerkan kekayaan.
Uang menjadi suatu hal yang paling sensitif dibicarakan. Jangan berdiskusi tentang uang saat suasana sedang romantis. Harta bukanlah sesuatu yang bisa mengambil hati pria. Pria baik tidak menilai seberapa harta kamu, tapi bagaimana kepribadian yang Anda miliki. Jangan salahkan dia kalau tiba-tiba meninggalkan wanitanya karena kamu terlalu banyak memamerkan kekayaan.
4.DIRI SENDIRI
Jangan terus-menerus membahas diri sendiri. Wanita sering becerita tentang dirinya tanpa sadar selama kencan. Jangan sampai pria merasa tidak nyaman bersama kamu. Coba cari topik menarik, terutama yang berkaitan dengan si dia.
5.PERNIKAHAN DAN ANAK
Kencan pertama adalah kesempatan mendekatkan diri satu sama lain. Cocok atau tidaknya bisa dilihat dari awal kebersamaan kalian. Jika kamu merasa dia orang yang tepat, tidak berarti harus membicarakan pernikahan dan anak. Topik tersebut terlalu cepat didiskusikan ketika kencan pertama.
6.KEBIASAAN JOROK
Jaim atau jaga imej perlu diterapkan saat kencan pertama. Jaga citra diri kamu dengan tidak bercerita hal yang jorok atau memalukan. Misalnya, dia mengajak kamu pergi makan malam di luar. Kebetulan, makanan yang disajikan pernah menyebabkan kamu diare hebat. Kamu malah membahas topik seputar diare pada malam itu. Pria akan merasa risih, tidak nyaman, dan juga tidak tertarik masuk ke dalam obrolan jika kamu terus menceritakan hal yang jorok. Bahkan, bisa saja dia menjadi tidak selera makan karena pembicaraan kamu.
7.GOSIP
Hindari menggosipkan orang lain yang sebenarnya tidak penting dibicarakan saat pergi dengan si dia. Kebanyakan pria tidak suka mencampuri urusan orang lain dan berbincang akan hal tersebut. Coba cari topik mengenai alam, politik atau sesuatu yang dapat membuat kamu mengenal lebih jauh tentang kepribadiannya.
Kerap kali wanita keceplosan membangun pembicaraan yang justru membuat suasana kencan jadi tidak menyenangkan. Umumnya, pria merasa risih dan menghindari tujuh topik obrolan ini saat kencan.
SUMBER : KASKUS HOT THREAD
Minggu, 12 Mei 2013
Jumat, 10 Mei 2013
KISAH TELADAN NABI MUHAMMAD SAW
KISAH TELADAN NABI MUHAMMAD SAW
Beliau juga memerah susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual.
Setiap kali pulang ke rumah, bila dilihat tiada makanan yang sudah siap di masak untuk dimakan, sambil tersenyum baginda menyingsing lengan bajunya untuk membantu isterinya di dapur.
Sayidatina 'Aisyah menceritakan: ”Kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu membantu urusan rumahtangga.
Jika mendengar azan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid, dan cepat-cepat pulang kembali sesudah selesai sembahyang."
Pernah baginda pulang pada waktu pagi. Tentulah baginda amat lapar waktu itu. Tetapi dilihatnya tiada apa pun yang ada untuk sarapan. Yang mentah pun tidak ada karena Sayidatina 'Aisyah belum ke pasar. Maka Nabi bertanya, "Belum ada sarapan ya Khumaira?" (Khumaira adalah panggilan mesra untuk Sayidatina 'Aisyah yang berarti 'Wahai yang kemerah-merahan')
Aisyah menjawab dengan agak serba salah, "Belum ada apa-apa wahai Rasulullah." Rasulullah lantas berkata, ”Kalau begitu aku puasa saja hari ini." tanpa sedikit tergambar rasa kesal di wajahnya.
Pernah baginda bersabda, "sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik dan lemah lembut terhadap isterinya."
Prihatin, sabar dan tawadhuknya baginda sebagai kepala keluarga.
Pada suatu ketika baginda menjadi imam solat. Dilihat oleh para sahabat, pergerakan baginda antara satu rukun ke satu rukun yang lain amat sukar sekali. Dan mereka mendengar bunyi menggerutup seolah-olah sendi-sendi pada tubuh baginda yang mulia itu bergeser antara satu sama lain. Sayidina Umar yang tidak tahan melihat keadaan baginda itu langsung bertanya setelah selesai bersembahyang :
"Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah tuan menanggung penderitaan yang amat berat, tuan sakitkah ya Rasulullah?" "Tidak, ya Umar. Alhamdulillah, aku sehat dan segar" "Ya Rasulullah... mengapa setiap kali tuan menggerakkan tubuh, kami mendengar seolah-olah sendi bergesekan di tubuh tuan? Kami yakin engkau sedang sakit..." desak Umar penuh cemas.
Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. Perut baginda yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi batu kerikil, buat menahan rasa lapar. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali bergeraknya tubuh baginda.
"Ya Rasulullah! Adakah bila tuan menyatakan lapar dan tidak punya makanan, kami tidak akan mendapatkannya buat tuan?"
Lalu baginda menjawab dengan lembut, ”Tidak para sahabatku. Aku tahu, apa pun akan engkau korbankan demi Rasulmu. Tetapi apakah akan aku jawab di hadapan ALLAH nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban kepada umatnya?" "Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah ALLAH buatku, agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di Akhirat kelak."
Baginda pernah tanpa rasa canggung sedikitpun makan di sebelah seorang tua yang penuh kudis, miskin dan kotor.
Hanya diam dan bersabar bila kain rida'nya direntap dengan kasar oleh seorang Arab Badwi hingga berbekas merah di lehernya.
Dan dengan penuh rasa kehambaan baginda membasuh tempat yang dikencingi si Badwi di dalam masjid sebelum menegur dengan lembut perbuatan itu.
Kecintaannya yang tinggi terhadap ALLAH swt dan rasa kehambaan dalam diri Rasulullah saw menolak sama sekali rasa ketuanan.
Seolah-olah anugerah kemuliaan dari ALLAH tidak dijadikan sebab untuk merasa lebih dari yang lain, ketika di depan umum maupun dalam keseorangan.
Ketika pintu Syurga telah terbuka, seluas-luasnya untuk baginda, baginda masih berdiri di waktu-waktu sepi malam hari, terus-menerus beribadah, hingga pernah baginda terjatuh, lantaran kakinya sudah bengkak-bengkak. Fisiknya sudah tidak mampu menanggung kemahuan jiwanya yang tinggi.
Bila ditanya oleh Sayidatina 'Aisyah, "Ya Rasulullah, bukankah engkau telah dijamin Syurga? Mengapa engkau masih bersusah payah begini?"
Jawab baginda dengan lunak, "Ya 'Aisyah, bukankah aku ini hanyalah seorang hamba? Sesungguhnya aku ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur."
Rasulullah s. a. w. bersabda, "Sampaikan pesanku walau sepotong ayat"
Label:
MUSLIM CORNER
Lokasi:
Lokasi tidak diketahui.
Langganan:
Postingan (Atom)